Kisah si Kerang dari Desa Tawang

Desa Tawang, sebuah desa yang berada di wilayah administratif Jakarta, berbatasan dengan Tangerang. Di desa ini, sebagian besar penduduknya adalah nelayan kerang. Mereka membudidayakan kerang di laut dan hasilnya di jual ke seluruh Jakarta dan Jawa.

Pada 2005 yang lalu, saya berkesempatan mengunjungi desa ini untuk mengunjungi salah satu kerabat jauh. Ketika saya datang, penduduk sedang panen kerang.

Mereka baru saja mengambil kerang dari ladang mereka di laut,dan tengah memisahkan antara kerang yang masih bagus dan tidak, mengeluarkannya dari cangkangnya, membersihkannya dan mencucinya dengan pewarna sehingga berwarna kuning.

Tua muda, orang dewasa hingga anak-anak, laki-laki dan perempuan, hampir semuanya ikut berpartisipasi dalam proses kerang mentah menjadi bahan yang bisa di konsumsi. Hasil dari proses tersebut di jual kepada para pedagang kerang, yang kemudian merebusnya dan menjajakan kerangnya ke pelosok-pelosok daerah di Jakarta.

Selain dibeli oleh pedagang kerang, kerang-kerang tersebut juga sering kali di beli oleh para pengusaha warung makan. Apabila kita melihat warung-warung makan yang berada di daerah Jakarta Barat, Pusat dan Tangerang, yang menjual kerang rebus atau oseng-oseng kerang, bukan tidak mungkin kerang-kerang itu berasal dari desa Tawang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s