Rekreasi Murah di Oase Kawasan Jakarta Barat

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memiliki kebijakan untuk mengembangkan ruang terbuka hijau Jakarta sebanyak 20% untuk membuat Jakarta menjadi semakin asri dan nyaman. Dalam melaksanakan kebijakan tersebut, program penghijauan kota pun dilakukan, termasuk mempromosikan terus menerus taman kota yang sudah ada untuk dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi dan liburan murah bagi keluarga. Kenapa taman? Karena untuk mengunjungi taman, kita tidak di pungut bayaran sepeser pun dan dapat menggunakan fasilitas yang ada ditaman untuk kepentingan kegiatan yang akan kita lakukan. Semuanya gratis, hanya kita harus menjaga kebersihan dan lingkungan taman.

Salah satu taman yang berada diantara bangunan pencakar langit Jakarta, yang terus dipromosikan sebagai daerah hijau kota yaitu Taman Cattleya. Taman Cattleya ini berada letak disebrang Mal Taman Anggrek Jakarta Barat. Berdasarkan cerita Ibu Romlah, salah satu penduduk di sekitar Taman, dulunya Taman ini merupakan pemukiman kumuh yang rawan kejahatan. Karena area ini dijadikan pemukiman bagi warga ibukota yang tidak memiliki tempat tinggal dan ‘buangan’ seperti orang jompo, pengemis dll. Namun sejak pemerintah kota Jakarta membuka lahan untuk dijadikan taman, daerah ini menjadi daerah yang aman dan tentunya nyaman karena banyak pepohonan dan tanaman bunga.

Didalam taman yang sering disebut dengan nama Taman Tomang oleh warga sekitar, masyarakat kota Jakarta dapat menikmati tanaman bunga berwarna kuning yang berjejer rapi di sepanjang jalan paving block. Pohon-pohon yang rindang dan tinggi, sehingga membuat teduh taman, bisa digunakan untuk duduk-duduk atau piknik. Ketika hujan rintik-rintik pun turun, kita bisa berteduh disalah satu pohon besar yang ada. Jalan paving block yang tersedia di taman ini memudahkan dan membuat nyaman masyarakat untuk bersepeda, lari pagi atau anak-anak bermain skate board dan lainnya.

Sebuah danau cukup besar juga ada di dalam taman ini, dan sering digunakan oleh warga untuk kegiatan memancing. Caranya dengan patungan sejumlah uang, dan dibelikan ikan-ikan seperti ikan mas dan belut, lalu dimasukkan kedalam danau. Untuk menghalangi ikan berkeliaran jauh, maka area pemancingan ikan yang sudah ada ikannya pun dibatasi dengan jaring. Kegiatan memancing ini menurut salah satu penjual minuman dan makanan kecil didalam taman, dilakukan setiap sabtu dan minggu.

Sayangnya didalam taman ini belum ada permainan anak-anak yang lebih banyak, hanya ada danau dan jalan setapak yang rapi. Terlihat ada jembatan kayu yang menghubungkan ke pulau kecil di tengah danau, namun sayangnya lagi, kayu-kayunya sudah rapuh dan tidak lengkap, serta terdapat coretan graffiti tidak jelas di dinding jembatan dan ujung jembatan.  Menurut salah satu penjaga taman, kedepannya taman ini akan dikembangkan lagi sehingga memberi kenyamanan lebih bagi pengunjung. Mungkin dengan adanya permainan anak didalamnya seperti ayunan dan lain-lain. Jadi, ingin rekreasi murah, aman dan sehat? Kenapa tidak mengunjungi Taman Cattleya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s