Arca Kendaraan Sang Dewa, Nandini

Arca hewan kendaraan Dewa Siwa, Nandini dalam posisi duduk itu terlihat agak mencolok dari arca lainnya di halaman dalam Museum Nasional. Mencolok karena ukurannya yang lebih besar dari arca hewan lainnya dan mengenakan perhiasan, yang menandakan statusnya sebagai hewan surgawi, kendaraan salah satu maha dewa dalam kepercayaan agama Hindu, Dewa Siwa, pelebur alam semesta. Sayangnya, tidak banyak keterangan yang didapat mengenai Nandini didekat arca tersebut.

Padahal menurut cerita-cerita sejarah, tunggangan Siwa berbentuk lembu ini melambangkan kesuburan atau ibu pertiwi (sebagai pemberi kesuburan). Banyak cerita yang juga mengisahkan keberadaan Lembu Nandini, salah satunya dalam kisah Mahabharata, sebuah cerita mengenai dinasti Pandawa dan Kurawa. Pada kisah tersebut, salah satu tokoh penasehat dari Pandawa, Prabu Kresna, yang juga merupakan titisan dewa Wisnu, pernah menjadi pengembala lembu untuk mencari susu Nandini. Susu itu pun dipergunakannya sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat.

Didalam agama Hindu, Nandini atau Nandin mendapat tempat khusus. Seperti pada upacara Ngaben (pembakaran jenazah) di Bali, patung Nandini yang dibakar, ditempatkan sebagai kendaraan mengantar roh menuju alam Siwa.  Umat Hindu juga tidak diperkenankan memakan daging lembu atau sapi karena kesuciannya.

Pada perkembangannya, bentuk lembu kemudian disamakan dengan bentuk sapi atau kerbau, sebutan untuk hewan yang biasa digunakan petani dan peternak untuk membajak sawah dan diambil susunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s